GBIA SEMARANG Headline Animator

omakase

IMAN

IMAN TIMBUL DARI PENDENGARAN, DAN PENDENGARAN AKAN FIRMAN ALLAH. TANPA IMAN YANG BENAR, MAKA MANUSIA AKAN MELAYANI ALLAH TANPA PENGERTIAN YANG BENAR. DAN HAL ITU SAMA SEKALI TIDAK MENYENANGKAN ALLAH (ROMA 10:1-3, 17)
Showing posts with label ALLAH TRITUNGGAL. Show all posts
Showing posts with label ALLAH TRITUNGGAL. Show all posts

Friday, 20 February 2009

Apakah Perjanjian Lama Mengajarkan Konsep Tritunggal?

Ya, di dalam kitab Kejadian kita membaca Allah berfirman, “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita”

Ada banyak ayat serupa dengan 1 Yohanes 5:7 yang menyatakan, “Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman, dan Roh Kudus, dan ketiganya adalah satu.”

Di dalam Ulangan 6:4 kita membaca, “Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu adalah Allah kita, Tuhan itu esa!” Sangat menarik ketika membaca ayat ini di dalam teks Ibrani sebab sebutan Allah di dalamnya adalah “Elohim” dan bentuknya adalah jamak.

Terjemahan literalnya, “Tuhan Allah (dalam bentuk jamak-Gods) kita adalah satu.” Kata “satu/esa” dalam bagian ini berasal dari bahasa Ibrani “echad.” Kata ini sangat menarik, karena kata “echad” berasal dari akar kata Ibrani “mempersatukan” atau “mengumpulkan bersama,” “sebuah kesatuan.” Kata ini juga digunakan dalam Kejadian 2:24, “...dan keduanya menjadi satu daging.” Yang bermakna mempersatukan.

J. Vernon McGee di dalam commentarynya mengenai kata Elohim (Volume 1, p.551) menuliskan, “Kata TUHAN diterjemahkan Yehova. Allah berasal dari kata Elohim dimana Elohim bentuknya jamak. Sehingga ayat ini dapat diterjemahkan, “Dengarlah, hai orang Israel: Yehova, Tritunggal kita adalah satu Yehova.” Firman ini diberikan kepada bangsa Israel untuk menyatakan kesatuan Allah kita. Yehova, Allah kita, adalah satu Yehova.

Chuck Missler dalam bukunya “The Creator Beyond Time and Space” menuliskan:
Kata yang digunakan dalam Kejadian 1:1 adalah “Elohim,” yang berasal dari kata “El.” Dalam konteks Kejadian 1:1, tidak diragukan lagi siapa yang menjadi pencipta. Di dalam bahasa Ibrani akhiran “im” menunjukkan bahwa kata ini bentuknya jamak. Oleh karena itu, “Elohim” adalah bentuk jamak dari “El.”

Sekarang, mari kita melihat beberapa ayat dalam PL yang menyatakan masalah tritunggal.

Kejadian 1:26 , “Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Kejadian 3:22, “Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

Kejadian 11:7, “Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.”

Mazmur 110:1, “Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku(ye: ‘Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.’”

Amsal 30:4, “Siapakah yang naik ke sorga lalu turun? Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya? Siapakah yang telah membungkus air dengan kain? Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi? Siapa namanya dan siapa nama anaknya? Engkau tentu tahu!”

Yesaya 48:16 Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ." Dan sekarang, Tuhan ALLAH mengutus aku dengan Roh-Nya.


Kata Pencipta dalam Pengkotbah 12:1?

Pengkotbah 12:1, “Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!” Dalam teks Ibrani, kata “Pencipta” dalam bentuk plural. Kata Ibrani untuk Pencipta berasal dari kata “bara” yang berarti menciptakan sesuatu dari yang tidak ada.

Young's Literal Translation, 1898 mengatakan:
“Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!”

Bentuk jamak untuk kata pencipta juga muncul di Yesaya 54:5, dimana sang nabi menyatakan:
“Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.”

Dalam ayat ini kata “Dia yang menjadikan engkau–Maker (KJV)” adalah bentuk jamak dari kata “asa” yang berarti membentuk atau menjadikan.


Di dalam PB kita menemukan:

Roma 1:20 “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.”

Kolose 2:9, “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,”

Yohanes 10:30 “Aku dan Bapa adalah satu.”

Dan Ketiganya adalah SATU

1 Yohanes 5:7, “Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.”


Yesus adalah Pribadi Kedua dari Tritunggal

Ada kelompok Yahudi yang menamakan dirinya “Messianic Jews,” menyatakan bahwa Yesus bukanlah Allah. Mereka tidak mengimani apa yang tercatat dalam kitab Injil. Firman Tuhan menyatakan Yesus adalah Allah. Yesus sendiri juga menyatakan diriNya Allah.

Yohanes 1:1-3, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”

Yohanes 1:10, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.”

Yohanes 1:14, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

Yohanes 3:16-17, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.”

Lukas 10:18-19, “Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.”

Yohanes 8:54-59, “Jawab Yesus: ‘Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.’ Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: ‘Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?’ Kata Yesus kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.’ Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.”

Orang Yahudi hendak melempar Yesus dengan batu karena mereka tidak mengerti apa yang diucapkanNya. Yesus menyatakan bahwa Dia adalah “Aku adalah–I am” yang kekal, diri Allah sendiri yang berkata kepada Musa dari semak duri yang menyala.


Ketika para pemimpin Yahudi menangkapNya di Taman Getsemani:
Yohanes 18:4-6, “ Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?" Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.”

Apakah Anda mau mengabaikan hal ini? Yesus berkata, “Akulah Dia” maka mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Betapa mengagumkan dan berkuasanya Yesus.

Setelah Yesus ditangkap, Dia menyatakan kepada imam besar bahwa Dialah Anak dari Yang Terpuji:
Markus 14:60-62, “Maka Imam Besar bangkit berdiri di tengah-tengah sidang dan bertanya kepada Yesus, katanya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?" Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: "Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?" Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.”

Sekarang Yesus duduk di sebelah kanan yang Mahatinggi:
Ibrani 1:1-3, “Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,”

Siapapun yang meragukan Keillahian Kristus dan mengaku dirinya Kristen maka dia sama sekali belum mengerti Injil. Alkitab dengan gamblang menyatakan Mesias adalah Allah yang Mahatinggi. Jika seseorang percaya Yesus adalah Mesias, maka dia juga harus percaya bahwa Yesus adalah Allah.

Yesaya 9:5, “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”

Allah berfirman dalam Zakaria 12:10, “Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.”

Kesimpulan:

Kata tritunggal memang tidak ada di dalam Alkitab, tetapi konsep tritunggal ada dalam keseluruhan Alkitab. Yesus adalah Pribadi Illahi Kedua. Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru jelas menyatakan hal ini. Jika kita membaca Alkitab kita dari Kejadian sampai Wahyu maka kita akan menemukan satu Pribadi Illahi yang disebut Allah Bapa. Kemudian jika kita membaca lagi Kejadian sampai Wahyu, kita akan menemukan Pribadi Illahi kedua yang disebut Allah Anak. Dan jika kita membaca Kejadian sampai Wahyu lagi, kita menemukan Pribadi Illahi ketiga yang disebut Roh Kudus. Dan Alkitab menyatakan bahwa ketiganya adalah satu.

Alkitab diinspirasikan untuk kita renungkan setiap hari. Ketika kita merenungkannya siang dan malam, maka kita akan semakin mengerti. Di dalam Alkitab kita akan menemukan setiap jawaban untuk segala pertanyaan dan keraguan kita.
Readmore...

Thursday, 29 January 2009

God as a Trinity

1. God
  1. God is the only Supreme Being in all existence, places, and time. He is Holy (Rev. 4:8), Eternal (Isaiah 57:15), Omnipotent (Jer. 32:17,27), Omnipresent (Psalm 119:7-12), Omniscient (1 John 3:20); etc.
  2. He is Love (1 John 4:8,16); Light (1 John 1:5); Spirit (John 4:24); Truth (Psalm 117:2); Creator (Isaiah 40:12,22,26), etc.
  3. He is to be worshiped (Gen. 24:26; Exodus 4:31; 2 Chron. 29:28; 1 Cor. 14:25; Rev. 7:11).
  4. Christianity is monotheistic - Only one God in existence, anywhere, anytime. See Isaiah Isaiah 43:10; 44:6,8; 45:5,14,18,21,22; 46:9; 47:8; John 17:3; 1 Cor. 8:5-6; Gal. 4:8-9 for verses that teach monotheism.
  5. One God verses
  • Isaiah 43:10, "You are My witnesses, declares the Lord, And My servant whom I have chosen, in order that you may know and believe Me, and understand that I am He. Before Me there was no God formed, and there will be none after Me."
  • Isaiah 44:6, "Thus says the Lord, the King of Israel and his Redeemer, the Lord of hosts: "I am the first and I am the last, and there is no God besides Me."
  • Isaiah 44:8, "Do not tremble and do not be afraid; have I not long since announced it to you and declared it? And you are My witnesses. Is there any God besides Me, or is there any other Rock? I know of none."
  • Isaiah 45:5, "I am the Lord, and there is no other; besides Me there is no God."
2. Trinity
  1. The Trinity is one God who exists simultaneously in three persons. Each is coequal, copowerful, and coeternal with the other. Each person, Father, Son and Holy Spirit, is not the other. Without either there is no God; all comprise the one God.
  2. Analogy of the Trinity: With time, for example, the past is distinct from the present, which is distinct from the future. Each is simultaneous. Yet, they are not three 'times,' but one. That is, they all share the same nature: time
  3. Trinitarian Verses
  • Matt. 28:19, "Go therefore and make disciples of all the nations, baptizing them in the name of the Father and the Son and the Holy Spirit,"
  • 1 Cor. 12:4-6, "Now there are varieties of gifts, but the same Spirit. 5And there are varieties of ministries, and the same Lord. 6And there are varieties of effects, but the same God who works all things in all persons."
  • 2 Cor. 13:14, "The grace of the Lord Jesus Christ, and the love of God, and the fellowship of the Holy Spirit, be with you all."
3. Objections to the Trinity answered
  • The Word Trinity is not in the Bible
Just because the word trinity is not in the Bible doesn't mean that the concept is not taught. The word monotheism is not in the Bible, yet the Bible teaches it (Isaiah 43:10; 44:6,8). Therefore, your criticism is invalid.
  • The Trinity is illogical
What law of logic is it that the doctrine of the Trinity violates? If you cannot tell me, then your statement is meaningless. Saying it is illogical does not mean it is.
  • The Trinity is pagan
  1. Saying it is pagan means nothing. The question is whether or not it is biblical. Are there verses that show that the F., S., & H.S. are each God, each indwell, each have a will, each loves, etc.? Yes there are.
  2. The F., S., & H.S. are each called God (F., Phil. 1:2), (S., John 1:1,14; Col. 2:9), (H.S., Acts 5:3-4). Each has a will (F., Luke 22:42), (S., Luke 22:42), H.S., (1 Cor. 12:11). Each is all knowing (F., 1 John 3:20), (S., John 16:30; 21:17), (H.S., 1 Cor. 2:10-11), etc.
  3. Regarding the Father, Son, and Holy Spirit. Each has a will (F., Luke 22:42), (S., Luke 22:42), H.S., (1 Cor. 12:11). Each speaks (F., Matt. 3:17), (S., Luke 5:20., (HS., Acts 8:29; 13:2).
4. The Trinity came from pagan trinities.
  • There are no trinities in pagan theology. There are triads (three gods), but no trinities (one God in three persons). Therefore, your statement is inaccurate.
5. The Bible does not say that God is three who's and one what
  • That is correct. But the Trinity is a doctrine arrived at systematically (by looking at the whole of scripture), not by looking at a single verse. Therefore, your complaint is misdirected and shows you don't understand the Trinity.
6. Show me one verse in the Bible that says that God is three persons.
  • The Trinity doctrine is arrived at systematically (by looking at the whole of scripture), not by looking at a single verse. Therefore, you won't see a single verse that says it. Also, this demonstrates that you don't understand the Trinity, otherwise you would not have asked that question.
Readmore...

"God is not a trinity!" (Oh yes He is.)

trinity, triune God

For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and THESE THREE ARE ONE. I John 5:7

It is amazing how much error there is in this world. Yesterday I got an e-mail from a Pentecostal who asked if I was a "Trinitarian". The question prompted me to write this article on the tri-unity (aka the trinity) of God (I prefer the Bible word "Godhead"). This is something I've been meaning to do for a long while. A measure of fear came upon me as I sought to write this treatise because herein I am seeking to describe the very nature of the Most High, magnificent, dread LORD God. Nevertheless, upon careful Bible study, I can write...

Because that which may be known of God is manifest in them; for God hath shewed it unto them. For the invisible things of him from the creation of the world are clearly seen, being understood by the things that are made, even his eternal power and Godhead; so that they are without excuse. Romans 1:19-20

I've heard people say that belief in the trinity means that we worship three gods. This simply reflects ignorance of the word of God. Any Christian willing to read their King James Bible with some clear eyeballs will see the truth. The LORD our God is one LORD (Deuteronomy 6:4) but He does exist in three Persons, a trinity.

If there were no other verse of the Bible testifying of the trinity, I John 5:7 would be enough for any Bible-believer to see that God consists of three Persons--the Father, the Word, and the Holy Ghost [1]. But this article was not written because of Bible believers. It was written to counteract the error of those who say that there is no Godhead consisting of Father, Son and Holy Ghost. A few groups come to my mind as I think of "anti-trinitarians"--

1. Folks like the "Jesus Only" group say that only Jesus is God. They say that the Father and the Holy Ghost are only titles. Later in this treatise, we will show how each person of the Godhead (a Bible word) actually speaks in the scriptures. A "title" cannot speak. The Jesus Only people will only baptize in the name of Jesus directly contradicting Jesus' command in Matthew 28:19,

Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost.

2. A Pentecostal sect (I'm not talking about all Pentecostals) represented at the Isaiah 58 website denies the trinity saying that God created Jesus and then Jesus created everything else (close to JW theology). This is the error of Arianism, i.e., saying that Jesus is a created being.

In one article on their website, The Influence of Trinitarian Doctrine on Translations of the Bible by John David Clark, Sr., there are number of blasphemies...the author says Jesus was sinless NOT because He was God but because He was obedient. Remember that Jesus was born as a baby--how many two year olds do you know that are willingly obedient 100% of the time? I have yet to meet a sinless person and I never will. Jesus was sinless from birth, no one else can accomplish that feat. He was not an ordinary man. He is God come in the flesh. The article also says that the Father can make anybody a god and that is what He did with Jesus (reminiscent of Mormon theology). The author further attempts to destroy the truth of the word of God by saying that Bible translators purposely mistranslated "the Greek" pronouns for the Persons of the Godhead.

People who spread false doctrine can make it sound correct because they wrest with the scriptures to their own destruction. We've got to know our Bibles intimately. The Bible is the only standard of truth. The Isaiah 58 folks wrongly divide a lot of things including what they call "speaking in tongues".

3. Then you have the Jehovah's (false) Witnesses. The JWs are infamous anti-trinitarians who deny that Jesus is God. This cult follows the teachings of heretick Charles Taze Russell.

all of these groups are dead wrong.

How can one God exist in three persons?

The Bible says that God made man in His image--but it also says that God is not a man. How then are we in His image? In many ways, one of which is we ourselves are tri-partite. Look at your own self. YOU exist in three distinct persons yet you remain one man.

1. You have a body/flesh which is the part of you that others can see.

2. You have a mind where you think your thoughts and make your plans.

Romans 8:6 For to be carnally minded is death; but to be spiritually minded is life and peace.
Romans 12:2 And be not conformed to this world: but be ye transformed by the renewing of your mind...

3. You have a spirit where you feel and where your essence lies.

I Corinthians 2:11 For what man knoweth the things of a man, save the spirit of man which is in him? even so the things of God knoweth no man, but the Spirit of God.

Your body, mind and spirit are separate and distinct. My hand is a part of me, but it is not my intellect, my mind. My thoughts are a part of me, but they are not my spirit. I'll give an example. There have been times where I've seen my mind and my spirit in conflict. I'm hurt. My spirit is wounded. I'm crying and my mind says "Stop crying!" but I can't because my spirit has been wounded. Sometimes our mind and our flesh are in conflict. We know something is wrong but we are so weak and powerless that we let the flesh have its way. Paul talks about how his mind and flesh were in conflict--

Romans ...7:25 So then with the mind I myself serve the law of God; but with the flesh the law of sin.

You are undoubtedly tripartite (body, mind, spirit) yet you remain one entity. If you and I were in the same room and I looked at you, I would only see your flesh. I could not see what you were thinking or what you were feeling. I could not see who you really are.

We bear the image of God in that we are tripartite. One of the most direct scriptures testifying of the triunity of God is 1 John 5:7:

For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and THESE THREE ARE ONE.

The Godhead and our salvation.

Let's take a look at the Godhead (a Bible word) and what each Person did in our salvation (for those of us who are saved).

1. God the Father sent the Son.

John 5:36 But I have greater witness than that of John: for the works which the Father hath given me to finish, the same works that I do, bear witness of me, that the Father hath sent me.

2. The Son was the propitiation (payment) for our sins.

I John 4:10, Herein is love, not that we loved God, but that he loved us, and sent his Son to be the propitiation for our sins.

3. The Holy Ghost reproves us, teaches us, guides us and testifies of Jesus Christ.

John 14:26, But the Comforter, which is the Holy Ghost, whom the Father will send in my name, he shall teach you all things, and bring all things to your remembrance, whatsoever I have said unto you.

John 15:26 But when the Comforter is come, whom I will send unto you from the Father, even the Spirit of truth, which proceedeth from the Father, he shall testify of me:

"But Jesus is subject to the Father! How can He be God?"

1 Corinthians 15:28 And when all things shall be subdued unto him, then shall the Son also himself be subject unto him that put all things under him, that God may be all in all.

Jesus is no less God because He is subject to the Father. Even as a human being, my body is subject to my mind. A signal must go from my brain to my hand in order for me to move it. Does that mean that my hand is not a part of me because it has to do what my mind tells it to? Nay. It is still a part of me even though it is in subjection to my mind.

When I meditate...

When I meditate on the triunity of God I liken,
* the Father to the mind (The plan originates and emanates from Him. He sent the Son and told Him what to speak. John 12:49, "For I have not spoken of myself; but the Father which sent me, he gave me a commandment, what I should say, and what I should speak.")
* the Son to the body (Colossians 2:9, ...in him dwelleth the fulness of the Godhead BODILY 2 Corinthians 4:6, "...the light of the knowledge of the glory of God IN THE FACE OF JESUS CHRIST."); and,
* the Holy Ghost to the spirit (John 14:26, 15:26, "...the Holy Ghost...the Spirit of truth.").
The breakdown.

The scriptures call each Person of the Godhead, God. In fact, the word "Godhead" is a Bible word (Acts 17:29, Romans 1:20, Colossians 2:9).
1. The Father is called God--

Romans 15:6 That ye may with one mind and one mouth glorify God, even the Father of our Lord Jesus Christ.

2. Jesus is called God (see this article for more)--

And without controversy great is the mystery of godliness: GOD WAS MANIFEST IN THE FLESH, justified in the Spirit, seen of angels, preached unto the Gentiles, believed on in the world, received up into glory. 1 Timothy 3:16

Hebrews 1:8 But unto the Son he [God] saith, Thy throne, O God, is for ever and ever: a sceptre of righteousness is the sceptre of thy kingdom.

For in him [Jesus] dwelleth ALL the fulness of the Godhead bodily. Colossians 2:9

3. The Holy Ghost is called God--

Acts 5:3-4 But Peter said, Ananias, why hath Satan filled thine heart to lie to the Holy Ghost, and to keep back part of the price of the land? ...thou hast not lied unto men, but unto God.

And without controversy great is the mystery of godliness: GOD WAS manifest in the flesh, JUSTIFIED IN THE SPIRIT, seen of angels, preached unto the Gentiles, believed on in the world, received up into glory. 1 Timothy 3:16

Each Person of the Godhead SPEAKS AUDIBLY in the Bible--
1. God the Father SAID of Jesus in Matthew 3:17 ..."This is my beloved Son, in whom I am well pleased."
2. Jesus SAID in John 10:30, " I and my Father are one."
3. The Holy Ghost SAID in Acts 13:2, ..."Separate me Barnabas and Saul for the work whereunto I have called them."

Each Person of the Godhead was operative in the Old Testament--
1. The Father--Isaiah 64:8 But now, O LORD, thou art our father; we are the clay, and thou our potter; and we all are the work of thy hand.
2. Jesus--1 Corinthians 10:1-4, 9 Moreover, brethren, I would not that ye should be ignorant, how that all our fathers were under the cloud, and all passed through the sea; And were all baptized unto Moses in the cloud and in the sea; And did all eat the same spiritual meat; And did all drink the same spiritual drink: for they drank of that spiritual Rock that followed them: AND THAT ROCK WAS CHRIST. Neither let us tempt Christ, as some of them also tempted, and were destroyed of serpents.
3. The Holy Ghost--Hebrews 3:7-11 Wherefore (as the Holy Ghost saith, To day if ye will hear his voice, Harden not your hearts, as in the provocation, in the day of temptation in the wilderness: When your fathers tempted me, proved ME, and saw MY WORKS forty years. Wherefore I was grieved with that generation, and said, They do alway err in their heart; and they have not known my ways. So I sware in my wrath, They shall not enter into my rest.)

From the very first chapter in the Bible, God makes it known that He consists of more than one Person--

Genesis 1:26-27, And God said, LET US make man in OUR image, after OUR likeness...So God created man in his own image, in the image of God [not angels. the "us" can only refer to God.] created he him;

How about Genesis 3:22?

And the LORD God said, Behold, the man is become as one of us, to know good and evil...

When Isaiah had a vision of the Lord sitting upon a throne, the Lord asked him a question,

Isaiah 6:8 Also I heard the voice of the Lord, saying, Whom shall I send, and who will go for US? Then said I, Here am I; send me.

In the Old Testament, we find that God has a Son (Proverbs 30:4, Psalm 2:7-12) and a Spirit (Isaiah 40:13, 2 Samuel 23:2, Judges 3:10, etc.). We also find that the LORD said that the LORD would send Him to the earth (Zechariah 2:10,11).

In closing...

The modern Bible perversions take out the word, "Godhead" and they attack the deity of Jesus Christ. One man told me that it was difficult for him to understand the deity of Jesus Christ while he read the NIV. Once he changed over to the King James Bible, it was abundantly clear. This is no surprise to me. Remarkably, the NIV oftentimes agrees with the Jehovah's (false) Witness "Bible" in the verses it deletes. In fact, EVERY complete verse that the NIV deletes is deleted in the New World Translation (the JW version). It also deletes many of the same words and phrases including important portions of our theme verse in I John 5:7. I know this for a fact as I have copies of both contemptible books.

Dear reader, if you are still confused about this issue, you need to pick up your King James Bible and keep reading it and talking to Jesus until you get some satisfaction. There is only one truth and the Lord Jesus will not withhold it from anybody who wants to know it.

[1] Of course, many (if not most) modern Bible versions do not have this complete verse. In this, they agree with the Jehovah's (false) Witness "Bible" called The New World Translation.

Readmore...

Mengapa Yesus Berdoa kepada Allah?

Untuk memahami Yesus sebagai Allah dalam dunia berdoa kepada BapaNya yang adalah Allah di surga kita perlu mengerti bahwa Bapa yang kekal dan Anak yang kekal memiliki hubungan yang kekal sebelum Yesus menjadi manusia. Silahkan baca Yohanes 5:19-27, khususnya 5:23 di mana Yesus mengajarkan bahwa Bapa mengutus sang Anak (baca juga Yohanes 15:10). Yesus bukan baru menjadi Anak Allah ketika Dia dilahirkan di Betlehem bertahun-tahun yang lalu. Dari kekekalan, Yesus senantiasa adalah Anak Allah, sekarang dan untuk selamanya.

Yesaya 9:6 memberitahu kita bahwa seorang Putra telah diberikan dan seorang Anak dilahirkan. Yesus senantiasa merupakan bagian dari hubungan Tri-tunggal bersama dengan Roh Kudus. Ke Tri-tunggalan selalu ada, Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Bukan tiga allah, namun satu Allah yang berada sebagai tiga pribadi. Yesus mengajarkan bahwa Dia dan Bapa adalah satu (Yohanes 10:30). Yang dimaksudkan Yesus adalah bahwa Dia dan Bapa, dan tentunya Roh Kudus, memiliki substansi yang sama, esensi yang sama, Allah atau keillahian. Ketiga Pribadi yang setara ini berada sebagai Allah. Ketiganya sudah dan terus menerus memiliki hubungan yang kekal.

Yang terjadi adalah ketika Yesus, sang Anak Allah yang kekal menjadi manusia yang tak berdosa Dia juga mengambil wujud seorang hamba, meninggalkan kemuliaan surgawiNya (bdk. Filipi 2:5-11). Sebagai Allah-manusia, Dia belajar untuk taat (Ibrani 5:8) kepada BapaNya ketika Dia dicobai oleh Iblis, difitnah oleh manusia, ditolak oleh sesamaNya, dan akhirnya disalibkan. DoaNya kepada Bapa surgawinya adalah untuk meminta kuasa (Yohanes 11:41-42) dan hikmat (Markus 1:35; 6:46). Doanya memperlihatkan bahwa dalam kemanusiaanNya Dia bergantung kepada Bapa untuk menjalankan rencana BapaNya untuk penebusan (perhatikan doa Yesus sebagai Imam Besar dalam Yohanes 17); dan pada akhirnya tunduk kepada kehendak BapaNya di Taman untuk naik ke salib untuk membayar hutang dosa karena kita melanggar hukum Allah, yaitu kematian (Matius 26:31-46). Tentulah Dia bangkit secara fisik dari kubur, memenangkan pengampunan dan hidup kekal untuk kita yang menerima Dia sebagai Juruselamat secara pribadi.

Tidak ada masalah dengan sang Anak sebagai Allah berdoa atau bercakap-cakap dengan Bapa sebagai Allah. Sebagaimana yang telah disebutkan, mereka memiliki hubungan kekal sebelum Kristus menjadi manusia. Dalam kemanusiaanNya hubungan ini digambarkan dalam Injil sehingga kita dapat melihat bagaimana Anak Allah dalam kemanusiaanNya menjalankan kehendak BapaNya sehingga penebusan dapat tersedia bagi semua orang (Yohanes 6:38). Ketaatan Kristus secara terus menerus kepada Bapa surgawiNya diberikan kekuatan dan fokusnya terus dipelihara melalui kehidupan doaNya. Contoh doa Yesus disediakan untuk kita ikuti.

KeAllahan Yesus Kristus tidaklah berkurang ketika di dalam dunia Dia berdoa kepada Allah Bapa di surga. Dia menggambarkan bahwa sekalipun sebagai manusia yang tidak berdosa, adalah perlu untuk tetap memiliki kehidupan doa yang vital agar dapat menjalankan kehendak BapaNya. Yesus berdoa kepada Bapa menunjukkan hubunganNya, dalam ketritunggalan, dengan Bapa, dan menjadi contoh bagi kita, bahwa kita mesti bersandar kepada Allah melalui doa untuk kekuatan dan hikmat yang kita perlukan. Karena Kristus, sebagai Allah-manusia membutuhkan kehidupan doa yang bersemangat, demikian pula seharusnya para pengikut Kristus zaman ini!
Readmore...

Ajaran Alkitab mengenai Tritunggal?

Hal yang paling sulit dalam konsep Kristiani mengenai Tritunggal adalah tidak adanya penjelasan yang cukup untuk itu. Tritunggal adalah konsep yang tidak mungkin dapat dimengerti secara penuh oleh manusia apalagi untuk dijelaskan. Allah jauh lebih besar dan agung dari kita karena itu jangan berharap bahwa kita dapat memahami Dia secara penuh. Alkitab mengajarkan bahwa Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah, dan Roh Kudus adalah Allah. Alkitab juga mengajarkan bahwa hanya ada satu Allah. Meskipun kita memahami beberapa hal mengenai hubungan antar Pribadi dalam Tritunggal, pada akhirnya kita tetap tidak dapat mengerti secara keseluruhan. Namun demikian, tidak berarti bahwa Tritunggal tidak benar atau bukan berdasarkan ajaran Alkitab.

Ketika mempelajari topik ini kita perlu ingat bahwa kata “Tritunggal (Trinitas)” tidak digunakan dalam Alkitab. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan ketritunggalan Allah, yaitu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan. Haruslah dimengerti bahwa ini TIDAK berarti ada tiga Allah. Tritunggal berarti satu Allah yang terdiri dari tiga Pribadi. Tidak ada salahnya menggunakan istilah Tritunggal atau Trinitas walaupun istilah ini tidak ditemukan dalam Alkitab. Lebih gampang mengucapkan “Tritunggal” atau “Trinitas” daripada mengatakan “Allah yang Esa yang terdiri dari tiga Pribadi yang berada bersama dalam kekekalan.” Jikalau Anda keberatan dengan ini, coba pertimbangkan: kata kakek juga tidak ada dalam Alkitab walaupun kita tahu bahwa dalam Alkitab ada banyak kakek. Abraham adalah kakek dari Yakub. Jadi jangan kandas pada istilah “Tritunggal” itu sendiri. Apa yang penting adalah bahwa konsep yang DIWAKILI oleh kata “Tritunggal” ada dalam Alkitab. Setelah pendahuluan ini, kita akan melihat ayat-ayat Alkitab yang mendiskusikan Tritunggal.

1) Allah itu Esa: Ulangan 6:4; 1 Korintus 8:4; Galatia 3:20; 1 Timotius 2:5

2) Tritunggal terdiri dari tiga Pribadi: Kejadian 1:1; 1:26; 3:22; 11:7; Yesaya 6:8; 48:16; 61:1; Matius 3:16-17; Matius 28:19; 2 Korintus 13:14. Untuk ayat-ayat dari Perjanjian Lama, pemahaman Bahasa Ibrani sangatlah menolong. Dalam Kejadian 1:1, kata “Elohim” adalah dalam bentuk jamak. Dalam Kejadian 1:26; 3:22; 11:7 dan Yesaya 6:8, kata jamak “kita” yang digunakan. Dalam Bahasa Inggris hanya ada dua bentuk kata, tunggal dan jamak. Dalam Bahasa Ibrani ada tiga macam bentuk kata: tunggal, dual dan jamak. Dual HANYA digunakan untuk dua. Dalam Bahasa Ibrani, bentuk dual digunakan untuk hal-hal yang berpasangan, seperti mata, telinga dan tangan. Kata “Elohim” dan kata ganti “kita” adalah dalam bentuk jamak- jelas lebih dari dua – dan menunjuk pada tiga atau lebih dari tiga (Bapa, Anak, Roh Kudus).

Dalam Yesaya 48:16 dan 61:1 sang Anak berbicara dan merujuk pada Bapa dan Roh Kudus. Bandingkan Yesaya 61:1 dengan Lukas 4:14-19 untuk melihat bahwa yang berbicara adalah Anak. Matius 3:16-17 menggambarkan peristiwa pembaptisan Yesus. Dalam peristiwa ini kelihatan bahwa Allah Roh Kudus turun ke atas Allah Anak sementara pada saat bersamaan Allah Bapa menyatakan bagaimana Dia berkenan dengan sang Anak. Matius 28:19 dan 2 Korintus 13:14 adalah contoh mengenai tiga Pribadi berbeda dalam Tritunggal.

3) Pribadi-Pribadi dalam Tritunggal dibedakan dari satu dengan yang lainnya dalam berbagai ayat. Dalam Perjanjian Lama, “TUHAN” berbeda dari “Tuhan” (Kejadian 19:24; Hosea 1:4). TUHAN memiliki “Anak” (Mazmur 2:7; 12; Amsal 30:2-4). Roh Kudus dibedakan dari “TUHAN” (Bilangan 27:18) dan dari “Allah” (Mazmur 51:12-14). Allah Anak dibedakan dari Allah Bapa (Mazmur 45:7-8; Ibrani 1:8-9). Dalam Perjanjian Baru, Yohanes 14:16-17, Yesus berbicara kepada Bapa tentang mengutus Sang Penolong, yaitu Roh Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus tidak memandang diriNya sebagai Bapa atau Roh Kudus. Perhatikan pula saat-saat lain dalam kitab-kitab Injil ketika Yesus berbicara kepada Bapa. Apakah Dia berbicara kepada diri sendiri? Tidak. Dia berbicara kepada Pribadi lainnya dalam Tritunggal, - Sang Bapa.

4) Setiap Pribadi dalam Tritunggal adalah Allah. Bapa adalah Allah: Yohanes 6:27; Roma 1:7; 1 Petrus 1:2. Anak adalah Allah: Yohanes 1:1, 14; Roma 9:5; Kolose 2:9; Ibrani 1:8; Yohanes 5:20. Roh Kudus adalah Allah: Kisah Rasul 5:3-4; 1 Korintus 3:16 (Yang mendiami adalah Roh Kudus – Roma 8:9; Yohanes 14:16-17; Kisah Rasul 2:1-4).

5) Subordinasi dalam Tritunggal: Alkitab memperlihatkan bahwa Roh Kudus tunduk (subordinasi) kepada Bapa dan Anak, dan Anak tunduk (subordinasi) kepada Bapa. Ini adalah relasi internal dan tidak mengurangi atau membatalkan keillahian dari setiap Pribadi dalam Tritunggal. Ini mungkin adalah bagian dari Allah yang tidak terbatas yang tidak dapat dimengerti oleh pikiran kita yang terbatas. Mengenai Anak, lihat Lukas 22:42; Yohanes 5:36; Yohanes 20:21; 1 Yohanes 4:14. Mengenai Roh Kudus lihat Yohanes 14:16; 14:26; 15:26; 16:7, dan khususnya Yohanes 16:13-14.

6) Pekerjaan dari setiap Pribadi dalam Tritunggal: Bapa adalah Sumber utama atau Penyebab utama dari a) alam semesta (1 Korintus 8:6; Yohanes 1:3; Kolose 1:16-17); b) pewahyuan illahi (Yohanes 1:1; Matius 11:27; Yohanes 16:12-15; Wahyu 1:1); c) keselamatan (Yohanes 3:16-17); dan d) pekerjaan Yesus sebagai manusia (Yohanes 5:17; 14:10). Bapa MEMULAI semua ini.

Anak adalah agen yang melaluiNya Bapa melakukan karya-karya sbb: 1) penciptaan dan memelihara alam semesta (1 Korintus 8:6; Yohanes 1:3; Kolose 1:16-17); 2) pewahyuan illahi (Yohanes 1:1; Matius 11:27; Yohanes 16:12-15; Wahyu 1:1); 3) keselamatan (2 Korintus 5:19; Matius 1:21; Yohanes 4:42). Bapa melakukan semua ini melalui Anak yang berfungsi sebagai Agen Allah.

Roh Kudus adalah alat yang dipakai Bapa untuk melakukan karya-karya berikut ini: 1) penciptaan dan memelihara alam semesta (Kejadian 1:2; Ayub 26:13; Mazmur 104:30); 2) pewahyuan illahi (Yohanes 16:12-15; Efesus 3:5; 2 Petrus 1:21); dan 3) keselamatan (Yohanes 3:6; Titus 3:5; 1 Petrus 1:2); dan pekerjaan-pekerjaan Yesus (Yesaya 61:1; Kisah Rasul 10:38). Bapa melakukan semua ini dengan kuasa Roh Kudus.

Tidak ada ilustrasi-ilustrasi yang sering dipakai yang dapat dengan akurat menjelaskan Tritunggal. Telur (atau apel) tidak tepat karena kulit telur, putih telur dan kuning telur, semua adalah bagian dari telur dan bukan secara sendirinya telur. Bapa, Anak dan Roh Kudus bukanlah bagian dari Allah namun setiap mereka adalah Allah. Ilustrasi yang menggunakan air sedikit lebih bagus dalam menjelaskan Tritunggal, namun tetap tidak cukup. Cairan, uap dan es adalah bentuk-bentuk dari air. Bapa, Anak dan Roh Kudus bukanlah bentuk-bentuk dari Allah, setiap Pribadi itu adalah Allah. Dengan demikian, walaupun ilustrasi-ilustrasi ini memberi gambaran mengenai Tritunggal, gambaran yang diberikan tidak selalu akurat. Allah yang tidak terbatas tidak dapat digambarkan secara penuh dengan ilustrasi yang terbatas. Daripada menfokuskan diri pada Tritunggal, cobalah fokuskan diri pada kebesaran Allah dan bahwa Dia jauh lebih agung dari kita. “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?” (Roma 11:33-34).
Readmore...